Pages

Friday, January 25, 2019

Menanti Java Jazz Festival 2019



"Ma, ini lagu siapa siy? Enak deh lagunya...," tanya Rara - anak remajaku - kala saya memutar sebuah lagu lama di dalam mobil.
Saya hanya tersenyum. "Lagu jaman dulu tuh enak-enak, Ka. Nanti mama kirim ke kaka ya."
Kami berdua memang terbiasa begitu, saling kirim lagu bila ada lagu yang kami anggap enak. Kue kali enaaak...

Rara, putri sulung saya suka mendengarkan musik. Bahkan juga saat belajar, ia lakukan sambil mendengarkan musik. Saya membolehkannya dengan syarat, selama itu membuat ia semangat belajar dan meningkatkan nilai sekolahnya saya membolehkan ia belajar sambil mendengarkan lagu. Dan satu lagi, lagu yang dipilihnya tidak boleh asal lagu saja.
Dan saya beruntung, ia mempunyai selera musik yang sangat bagus.

Saya pernah mendengar kutipan ini, "Nostalgia terhadap sebuah jenis musik favorit saat remaja akan awet hingga dewasa atau usia lanjut." Sepertinya kalimat tersebut benar.
Dari beberapa jurnal yang saya baca, kenyamanan atas karya dari musisi favorit saat masa remaja akan terus ada di bawah alam sadar seseorang. Usia remaja adalah masa dimana efek neurologis atas musik terjadi di otak. That's way, kenangan terhadap musik favorit bisa bertahan lama hingga orang itu menua/usia lanjut. Usia remaja (12 tahun - 22 tahun) adalah usia perkembangan saraf manusia sedang mencapai puncaknya.
"Kala seorang membangun sebuah koneksi terhadap sebuah lagu, ia sedang menyusun jejak ingatan yang kuat. Ini bersifat emosional sebab ada andil dari hormon pertumbuhan pubertas. Hormon pertumbuhan pubertas memberintahu otak tentang segala hal yang dicecap indra saat remaja sebagai sesuatu yang amat penting, termasuk lagu."

Saya jadi terpikir untuk mengajak putri sulung saya itu menonton Java Jazz Festival 2019 nanti. Dia pasti suka. Java Jazz Festival 2019 akan kembali diselenggarakan awal bulan Maret 2019 ini. Tepatnya tanggal 1-3 Maret 2019. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, festival musik jazz terbesar di Asia Tenggara ini akan digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.

Tema Broadway dan misi "Music Unites Us All", dikabarkan akan membuat Java Jazz Festival 2019 menambah lini musisi dan memperluas genre usia. Jadi nantinya di Java Jazz Festival 2019
tak hanya menyajikan musik jazz saja, melainkan akan ada ragam musisi lain dengan ragam genre dan jenis musik. Akan semakin luas penontonnya.


Penyanyi-penyanyi yang pasti saya nantikan di Java Jazz Festival 2019 ini antara lain Indra Lesmana, dan Andien, juga Glen Fredly yang biasanya berkolaborasi dengan penyanyi lain. Penyanyi Indonesia lainnya ada Parkdrive, Elfa Zulham & The Beatz Messengers dan masih banyak lagi.


Sedangkan dari luar negeri, saya menantikan The Suffers dan Sinead Harnet.
Sinead Harnet
Penyanyi seksi asal Thailand dan besar di London, Inggris. Tahun lalu, Sinead Harnet juga tampil di Java Jazz 2018 sebagai spesial guest show.
Hampir semua lagu Sinead Harnet saya suka. 
The Suffers
Grup band asal Texas, Amerika. Dengan personel lengkap - Adam Castaneda (bass guitar), Kevin Bernier (guitar), Jon Durbin (trumpet), Michael Razo (trombone), Jose Luna (percussion), Patrick Kelly (keyboards), and Nick Zamora (drums) - suara indah Kim (lead vocal) terdengar sangat enak. Coba saja dengarkan lagunya yang berjudul
Make Some Room atau You Only Call.
Saya biasanya mendengarkan dua lagu ini setelah mandi pagi sambil berdandan. Mendengarkan musik jazz di pagi hari dipercaya dapat membuat kita lebih rileks menjalani hari.

Dan satu lagi artis/band yang spesial dan saya tunggu di Java Jazz 2019 ini, adalah TOTO.
Siapa yang tidak mengenal grup band legend ini. Lagu Toto ini yang saya nyalakan di mobil waktu berdua dengan Rara, yang kemudian dia bilang lagunya enak itu
TOTO merupakan band yang  berdiri 40 tahun lalu. Lagu lagu hitsnya seperti "Africa", "Rosanna", "Lea", "I’ll Be Over You", dan "Hold the Line" pasti sangat akrab di telinga. TOTO akan menjadi Spesial Show di Java Jazz Festival 2019 nanti.

Lea, how long will you still want me to want you
In and around you
Lea, my concertina
Will you still want me to want you...





22 comments:

  1. Toto itu legend banget deh. Udah 40 tahun dan masih eksis sampai sekarang. Saya juga suka lagu-lagunya.

    ReplyDelete
  2. Wah jadi ingat lagu-lagu zaman masih berseragam sekolah. Toto itu masih ingat aja saya sampe sekarang. Lagu2nya tak lekang oleh zaman. Legenda banget ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya banget, kalo dengerin Toto langsung berasa muda deh, hihihi

      *ketawacentil*
      *laluditendangyangpunyablog*

      Delete
  3. Aih pengen deh sesekali nonton Java Jazz festival pasti asyik ya
    Tapi kudu nunggu cah bagus agak gedean dulu, biar dia gak bosen dan bisa menikmati

    ReplyDelete
  4. Mendengarkan lagu nostalgia kadang bisa melupakan umur sejenak ya, Bun. Merasa masih remaja lagi. hehe

    ReplyDelete
  5. Andien oke banget sih menurutku, klo anak sekarang kayaknya lebih suka lagu-lagunya Tulus ya

    ReplyDelete
  6. Hikss.. nampaknya aku absen lagi nih nonton JJF, udah hampir 3 tahun absen muluk,
    keknya bakalan baru bisa nonton tahun depan nih hikss.. padahal tiketnya lebih murah ya nih beli di Traveloka..

    ReplyDelete
  7. line-up nya gokil banget, jadi pengen nonton java jazz festival 2019

    ReplyDelete
  8. Wah saya juga sejak masa sekolah suka denger lagu2 Toto. Sampai sekarang kalau di radio ada tembang kenangan juga suka denger lagu itu. Musik emang bisa bikin hati menyesuaikan ya. Bisa bahagia dan jadi obat semangat

    ReplyDelete
  9. belum pernah nih sekalipun nonton Java Jazz mudah2an taun ini ikutan bisa

    ReplyDelete
  10. Tak terasa sudah mau java jazz lagi ya kak, line ups nya pun keren sangat, wabilkhusus TOTO, nostagis bangat nih bakal

    ReplyDelete
  11. Waduh Java Jazz, aku pun kepengeeeen bisa nonton langsung. Bulan Maret, ya? Semoga bisa nontoooon :D

    ReplyDelete
  12. Daku kepingin banget nonton java jazz festival, tapi selalu bentrok sama acara yang telah janjian sebelumnya 😭

    ReplyDelete
  13. Wow, pengin banget bisa nonton Java Jazz nih suatu saat nanti.. :)

    ReplyDelete
  14. Musik Jazz mantap nian mba, awet muda dan juga suka musik, tipe-tipe disukai banyak orang. :)

    ReplyDelete
  15. Tahun kemarin nggak nonton. Semoga tahun ini bisa nonton akh. I'll be over U....eeeeaaaaa kok jadi judul lagu huahahaha

    ReplyDelete
  16. Java jazz zaman akuh banget itu..sering denger namanya tp wkt itu aku sdh mulai jarang dengerin musik..

    ReplyDelete
  17. Pengen banaget euy nonton jazz live, bikin asik kan yaaah. nonton live musik di jalanan aja seru, apalagi kalo terkonsep ya kan kan

    ReplyDelete
  18. Duh aku kudet banget soal jazz. Nama-nama yang disebut di blog bahkan aku belum kenal. Tapi kalau ditanya pengen nonton java jazz tahun ini atau enggak, aku jawab pengen banget. Soalnya belum pernah nonton jadi pengen tahu kayak gimana sih sensasinya :D

    ReplyDelete
  19. aku fans nya TOTO dan Kunto Aji. Suaranya itu bisa membius ya. Toto ini lagu lagunya yang sering aku dengerin malem malem kalau ngerjain skripsi hihihih

    ReplyDelete
  20. Aku gak begitu kenal.lagu jazz sih. Tapi beberapa tau, seperti kunto aji. Eh siapa lagi ya favoritku? Hahaha

    ReplyDelete
  21. Java jazzz
    Sekalinya kesana pernah ketinggalan tiket dan males balik buat ambil karena macet, akhirnya beli lagi di calo

    wkwkkw
    pengalaman epic nonton javajazz

    ReplyDelete