kamunaku.com: Arsitektur Masjid 5 Benua Inspirasi Shafira

Arsitektur Masjid 5 Benua Inspirasi Shafira

Tuesday, January 22, 2019

Apa yang terlintas dalam pikiran saat mendengar nama Shafira? Sebuah label muslim fashion yang dikenal dengan rangkaian desainnya yang mewah? Atau faktor kenyamanan bahan saat menggunakannya yang tidak perlu diragukan lagi? Dengan segala kelebihan yang ada, tidak mengherankan bila Shafira tetap menjadi sebuah label fashion yang berjaya dari masa ke masa. 

Namun kepopuleran brand ini jelas tak datang begitu saja. Berbagai kisah telah menyertai perjalanan panjang Shafira di balik berdirinya label ini sejak tahun 1989 silam.
Cerita dimulai kala sang pendiri Feny Mustafa memiliki mimpi untuk memberikan sumbangsih kepada muslimah Indonesia, yaitu ingin mempercantik wanita muslim Indonesia melalui balutan busana yang indah nan elegan.

Ki-ka : Deni Setiawan (CEO SHAFIRA), Feny Mustafa (Owner SHAFIRA), Setyawan (Designer SHAFIRA)

Misi "Berkegiatan Sosial Sambil Berbisnis" dipilih Ibu Feny Mustafa sebagai dasar dalam melebarkan semangat membangun Shafira. Misi tersebut jugalah yang mendasari bu Feny mendirikan Shafira Fondation bersamaan dengan berdirinya Label SHAFIRA

Rahmat, designer difabel penerima beasiswa SHAFIRA
Ketenaran Shafira sebagai sebuah label moslem wear pun semakin melesat seiring dengan pertisipasinya dalam berbagai event fashion berskala internasional. Inovasi terus dilahirkan oleh Shafira dalam penampilannya di NewYork Culture Fashion Week, Dubai, serta Spanyol.

Koleksi terbaru SHAFIRA WORLD WANDERER

SHAFIRA selalu memadukan unsur etnik khas Indonesia

Dan di tahun 2019 ini seolah menjadi tahun pembuktian bagi Shafira atas eksistensinya yang kian mendunia. 30 tahun berkiprah, 50 rancangan bernuansa etnik mancanegara dipersembahkan Shafira bagi pengguna busana muslim seluruh dunia. Bertema World Wanderer, Shafira mengadopsi keindahan arsitektur masjid-masjid terindah di 5 benua ke dalam karya fashionnya.
Adapun beberapa masjid indah tersebut adalah :

1. Masjid Adelaide, Australia - Benua Australia.
Masjid Adelaide dan suku aborigin dipilih Shafira sebagai inspirasinya di benua Australia.
Masjid Adelaide merupakan masjid tertua di Adelaide, Australia. 
Dinding bangunan masjid yang didominasi batu bata dan kayu, memginspirasi Shafira untuk mengambil dominasi warna warna ini dalam karyanya.
Dan styling yang dipilih Shafira dari benua Australia ini berupa baju panjang dan long cardigan.

Masjid Adelaide, Australia.
2. Islamic Center Washington DC, Amerika - Benua Amerika.
Islamic Center of Washington adalag tempat ibadah muslim terbesar di Amerika.
Mewakili benua Amerika SHAFIRA akan memghadirkan warna-warna mustard dan hitam. Material yang dipakai salah satunya adalah woll tipis sehingga bisa dipakai oleh konsumen Indonesia.


3. Mosque Grand Moscow, Rusia - Benua Eropa
Masjid Agung Moskow ini mempunyai sejarah yang sangat indah. Dinding dan langit-langit masjid bermotif tradisional khas Rusia, sedangkan lantai masjid dilapisi karpet dari Turki. Sedangkan kubah nya dilapisi emas. 
SHAFIRA terinspirasi masjid ini untuk menyasar konsumen milenials/muda. Warna yang dipilih adalah warna-warna lembut berpadu warna gold, dengan styling lebih feminin.

Mosque Grand, Moscow

4. Masjid Baiturahman Aceh, Indonesia - Benua Asia
Masjid Baiturrahman merupakan masjid tertua di Aceh dan menjadi kebanggaan masyarakat Aceh. Inspirasi yang dipilih Shafira adalah pakaian tradisional Aceh, yaitu Krawang gayo, dengan tampilan yang lebih modern.
Untuk material, terinspirasi dengan ikat uzbekistan (negara Asia tengah) yang terkenal keindahannya, SHAFIRA mencari kain Indonesia dengan motif yang sangat menyerupai, yaitu sutra tenun dari Garut.


5. Masjid Hassan, Maroko - Benua Afrika
Inspirasi dari Masjid Hassan Maroko, SHAFIRA mendesain kaftan karena Masjid Hassan Maroko terlihat glamor sebagai masjid terbesar kedua di dunia.

Masjid Hassan, Maroko

Jadi penasaran seperti apa hasil desain karya SHAFIRA ini?
50 rancangan bertema World Wanderer ini akan dipamerkan pada pagelaran Indonesia Fashion Week bulan Maret 2019 mendatang.



10 comments:

  1. Wah sejak tahun 1989 tapi jujur syarat amalan baru tahu sekarang. Hahaha... Maklum orang kampung, baju tidak pernah pakai yang bermerek. Seringnya malah beli kain dan jahit sendiri. Hihihihi

    ReplyDelete
  2. Shafira memang pionir di khasanah perbusana misliman di.Indonesi, dr zaman sy SMA sampai punya anak yg kuliah terus berkibar nih...keren..

    ReplyDelete
  3. Cantik-cantik bajunya. Yang merah krem itu aku suka. Shafira memang selalu keren.

    ReplyDelete
  4. Unik ya, bisa terinspirasi dari keindahan arsitektur mesjid di dunia 😀 aku suka dengan baju yang warna hijau 😍

    ReplyDelete
  5. Keren bangat Shafira ini bisa mengadopsi keindahan arsitektur masjid-masjid di berbagai benua ke dalam karya fashion yang begitu cantik, kreatif bangat, salut!

    ReplyDelete
  6. Waahh.... senangnya begitu tahu klo Masjid Baiturahman Aceh adalah salahbsatu mesjid yang menginspirasi. Alhamdulillah ya...

    ReplyDelete
  7. Inspirasinya sangat mendunia ya.. sudah tidak diragukan lagi.. 30 tahun menemani muslimah indonesia dan tetap menjadi inspirasi banyak muslimah di Indonesia.. insprasi koleksi 30 tahun yang sangat inspiratif.. jadi mau punya koleksi yang ini..

    ReplyDelete
  8. Wow...luar biasa sekali, sebuah ide yg brilian dimana fashion justru terinspirasi dari arsitektur masjid dunia yg punya ciri khas dan keindahan masing2

    ReplyDelete
  9. Semoga Shafira tetap menginspirasi memberikan pilihan busana muslim yang cantik dan tentunya sesuai syariat....

    ReplyDelete
  10. Wuiiih sebuah inovasi yg unik yah.Menerapkan unsur desain mesjid ke dlm design baju. Sptnya blm ada yg kpikiran spt Shafira ini yah.

    ReplyDelete