kamunaku.com

Kenangan Bayi Bersama Telon Lang

Friday, December 4, 2020

Beberapa hari yang lalu saat bongkar rak buku, tidak sengaja saya menemukan beberapa foto di tumpukan album. Foto anak anak saat mereka bayi, yang membuat saya spontan senyum senyum sendiri. Melihat perubahan fisik mereka dulu dan sekarang, terlindas cerita cerita lucu bersama mereka. Ah, waktu terasa cepat berlalu.

"Kamu tuh gemesin banget waktu bayi loh, mas," begitu kata saya sambil mengulurkan sebuah foto pada si bungsu. Dia yang sedang asyik dengan gadgetnya menoleh dan langsung menyambar foto di tangan saya. "Pipinya tembem banget, kan. Waktu bayi, ini kalau tidur anteng. Tapi kok sekarang besarnya, tidurnya ngga bisa diem ya?" Yang digoda cuma senyum cengar-cengir mendengar ledekan saya.

Tapi kemudian ada yang menyambar di belakang saya, sang kakak. "Kalau kakak gimana, Ma?"  

"Kaka itu kecilnya lebih gemesin lagi. Sukanya jalan-jalan dan jatoh dari tempat tidur." Hahaha... Kamipun tertawa bersama.

Mempunyai dua orang anak yang berbeda sifat dan karakter membuat saya merasa kaya akan pengalaman. Karena setiap anak itu unik dan punya sifat masing-masing. Mengenal, memahami sifat-sifat mereka menjadi kewajiban saya sejak menjadi seorang ibu. Banyak hal yang saya pelajari sepanjang perjalanan hidup mereka, bahkan sampai hari ini.

Trus, Ma...trus, Ma...kakak gimana waktu kecil? Si sulung ternyata yang antusias mengenang masa kecilnya.

Kehadiran anak pertama memang lebih excited dibanding anak kedua. Segala macam kerepotan, keriwehan, lebih terasa karena belum ada pengalaman (yah, namanya juga pertama). Dari mulai kehamilan, merasakan tendangan pertamanya di dalam perut, detak jantung pertamanya, tangisan pertamanya, jatuh dari tempat tidur pertama, merangkak untuk pertama, dan seterusnya menjadi kenangan yang tak terlupakan.

Terlebih si bayi sulung adalah bayi yang sangat aktif. Ngga suka rewel kalau diajak bepergian. Kalaupun menangis, hanya sebentar, ngga pernah nangis atau rewel yang lama. Saya dan suami suka mengendongnya kemana mana, maklum anak pertama. Karena ngga gampang rewel ini, saya sering sekali mengajaknya bepergian. Pernah dulu saat ia berumur belum genap setahun, saya dan suami membawanya ke Bogor mengunjungi orang tua saya untuk menginap di sana. Ini pertama kalinya saya membawa bayi sulung bepergian agak jauh. Kala itu saya tinggal di Jakarta. Sepanjang perjalanan menuju Bogor sedikitpun ia tidak rewel, walaupun kami menggunakan kendaraan umum saat itu. Tetapi sampai di rumah mama, bayi sulung mulai rewel. Awalnya saya mengira rewel karena mau tidur saja. Tetapi ternyata pada malam harinya, hampir sepanjang malam ia menangis. Kepanikanpun mulai.

Saya berusaha mendiamkannya dengan menyusui, tetapi bayi sulung tetap saja rewel. Beruntungnya mama sigap dengan keadaan ini. Pertolongan pertama adalah Mama membalurkan minyak telon ke badannya, lalu melakukan pijat bayi. Memijat perlahan seluruh badan si bayi. Mulai dari badan sampai kaki mungilnya. Menurut mama, kemungkinan bayi sulung kelelahan, atau mungkin masuk angin dari perjalanan. Ia pasti rewel karena merasakan ketidaknyamanan. Mama dengan telaten memijatnya perlahan.

Ternyata melakukan pijatan bisa membantu mengurangi ketidaknyamanan bayi sulung. Setelah beberapa lama dipijat, dan dibaluri minyak telon, bayi sulung mulai tenang. Alhamdulillah, satu persoalan teratasi.

Sebenarnya saya juga tau bahwa sentuhan atau pijatan pada bayi bisa menurunkan stres, kecemasan, dan depresi. Kulit kita kan ada sarafnya, saraf itu akan meneruskan ke otak. Lalu mengeluarkan hormon-hormon, diantaranya juga menurunkan kadar hormon stres, memperbaiki sirkulasi, denyut jantung, serta oksigen jadi lebih baik. Hanya kadang dalam keadaan panik, hal sederhana bisa jadi lupa. Beruntung ada mama saat itu yang tetap tenang. Mama membantu memijat bayi memggunakan minyak telon.

Bayi dan anak-anak memang tak lengkap tanpa bau minyak telon yang khas. Dari berbagai merk minyak telon, Dari berbagai merk minyak telon, saya pilih minyak Telon Lang  dari Cap Lang. Karena sudah terpercaya dan merk Cap Lang sudah digunakan keluarga sejak anak-anak kecil.

Kandungan minyak kayu putih dalam Telon Lang, membantu menghangatkan badan, mencegah masuk angin. Efek hangat memberikan rasa nyaman pada bayi. Wangi khas dari bahan alami membantu melegakan pernafasan dan lembut karena ada kandungan minyak kelapa juga. Kata mama, Telon Lang ini cocok untuk pijat bayi.

Manfaat yang terkandung dalam Telon Lang :

• Minyak Anis, mencegah perut kembung karena melancarkan pengeluaran gas dari saluran pencernaan bayi.

• Minyak Kayu Putih, menghangatkan badan, mencegah masuk angin.

• Minyak Kelapa, melembabkan dan melembutkan.

Sampai usia anak-anak sekarang ini saya masih mennyediakan minyak Telon Lang di rumah. Apalagi untuk si bungsu yang memiliki kulit sensitif, saya suka mengolesi kaki dan tangannya dengan minyak Telon Lang Plus sebagai perlindungan dari gigitan nyamuk. Supaya dia bebas beraktivitas tanpa khawatir gigitan nyamuk. Karena kandungan Natural Rhodinal dalam Telon Lang Plus mampu melindungi dan menghindari gigitan nyamuk sampai dengan 10 jam. Kandungan lainnya ada minyak chamomile, yang membantu menenangkan dan membuat bayi menjadi rileks. 


Ah, balik lagi ke kenangan masa kecil anak anak. Kenangan yang membuat saya bahagia menjadi ibu. Berusaha untuk merawat dan melindungi anak anak dari hal terkecilnya. Masih panjang perjalanan saya untuk membesarkan kedua anak saya. Dan saya bersyukur mengenal Telon Lang dalam perjalanan melindungi mereka. 

Jadi, sudah sediakah Telon Lang di rumah mama?

902Lab : Helm Sepeda dari Korea yang Fashionable

Friday, November 27, 2020

Siapa yang di masa pandemi ini jadi rajin bersepeda? Saya! Yes, tuntutan hidup sehat dengan rajin berolahraga menjadikan bersepeda sebagai pilihan olahraga bagi kebanyakan orang saat ini. Bukan hanya di Indonesia saja sih yang menjadikan sepeda sebagai pilihan olahraganya, melainkan hampir di seluruh dunia orang jadi gemar bersepeda. Bahkan sekarang, sepeda sepertinya sudah menjadi gaya hidup. Bukan hanya untuk berolahraga, tetapi juga sebagai sarana rekreasi, dan transportasi. Mulai juga marak komunitas sepeda dimana-mana.

Demikian juga di komplek tempat tinggal ku. Aku yang biasanya bersepedahan hanya hari Sabtu berdua suami saja, sekarang ikut bergabung dengan komunitas bersepeda ibu-ibu komplek yang hampir tiap hari minggu mencari tempat tujuan untuk gowes bareng. Merasakan sensasi bersepeda bersama tetangga lebih menyenangkan daripada sendiri memang. Bisa bersilaturahmi tapi minim penyebaran virus karena tetap memperhatikan protokol kesehatan tentu saja.

Dan serunya kumpul dengan ibu-ibu, kadang kegiatan sepeda bareng mereka jadikan ajang pamer ootd. Malah seringkali saya diajak kompakan mulai dari warna baju, hingga sepatu yang sama. Pernah juga diajak untuk kompakan kacamata loh. Penggunaan kacamata ketika bersepeda sangat dianjurkan. Sedangkan buat saya, kacamata merupakan item wajib saat bersepeda. Selain untuk melindungi mata dari debu, juga mengurangi kelelahan akibat sinar matahari yang mengenai mata, kacamata bisa menambah keren penampilan saat bersepeda.  Jadi saya sih asyik - asyik aja. tetapi akhirnya ngga jadi kompakan karena banyak pilihannya. 

Tampil kompak dan stylish saat bersepeda memang bisa mempengaruhi mood berolahraga kan. Jadi lebih semangat dan bahagia. Tapi bagaimana kalau sepedahan sendiri? Bisa kok tampil stylish dan keren. Ada beberapa item wajib saat bersepeda yang bisa bikin tampilan kita modis,salah satunya kacamata tadi. Ada banyak kacamata untuk bersepeda di pasaran dengan model dan desain yang keren. Salah satunya bisa dipilih sebagai pelindung sekaligus fashion item kita. Pastikan memilih kacamata bersepeda yang tepat. Kalau saya pilih yang mempunyai fungsi polarized. Ini sangat membantu mengurangi paparan sinar matahari masuk ke mata sehingga saya pun tidak cepat letih. Modelnya pilih yang stylish dan sesuaikan wajah. 

Selain kacamata, ada satu item wajib saat bersepeda dan bikin penampilan kita makin keren, yaitu HELM. Sama halnya seperti kacamata, memilih helm yang sesuai saat bersepeda juga merupakan hal penting. Tentu saja tujuannya agar bisa berolahraga dengan nyaman dan aman. 

Dan, pas banget beberapa hari lalu saya baru saja membeli helm sepeda 902Lab di Shopee. Tertarik akan helm ini karena modelnya yang lagi trend dan unik. Apalagi helm nya dikirim langsung dari Korea, karena saya membayangkan oppa - oppa di sana juga sepedahan dan mengenakan helm ini. Ups. 


Helm nya samapai hari minggu kemarin, dan baru saya pakai 2 kali. Simak di sini ya sedikit ulasannya.

Nama helm ini adalah 902Lab Bicycle Helmet SWAG. Helm ini merupakan helm dari Korea, keluaran dari brand 902S yang khusus memproduksi helm sepeda. Arti dari 902S adalah 90 adalah bentuk dari pergi (go), dan 2 adalah untuk (to), sedangkan S adalah singkatan dari Safe and Style, jadi arti dari 902S adalah "Go to Safe & Style". Sesuai banget dengan fungsi utama helm kan, sebagai pelindung (save) kepala. Dan fungsi lainnya, untuk bergaya (style). 

Yang menarik dari helm ini dan membuatnya berbeda dari helm lain adalah bentuk atau desainnya yang unik dan stylish. Sekilas bentuknya mirip topi, karena didesain seperti topi normal tapi aman. Dengan desain inovatif, helm ini model helm sepeda snapback, yang dapat dikenakan tanpa atau bersama cycling cap (topi).

902Lab Helmet, dibuat dengan metode cetakan dengan bahan berkualitas tinggi. Bagian dalamnya terdapat busa EPS. Busa EPS berfungsi untuk meredam benturan yang terjadi pada bagian kepala, juga untuk kenyamanan. Busa EPS juga tidak bermasalah jika terkena air, jadi jika helm dicuci busa tidak akan rusak. 

Bagian luar helm terbuat dari PC Shell. PC Shell merupakan material yang tahan dari benturan keras. Sehingga tidak perlu khawatir, helm tidak akan baret saat jatuh atau hancur jika terkena benturan keras. Waktu punya helm yang pertama, saya tidak mengerti sama sekali mengenai bahan PC Shell, busa EPS, atau apalah. Yang penting, beli helm. Tetapi saat pembelian helm kedua dan ketiga, mulai mengerti apa yang harus diperhatikan saat membeli helm. Termasuk memilih helm yang stylish saat dipakai.


902Lab Helmet merupakan helm sepeda ber-sertifikasi. Sudah mengantongi sertifikasi KC, sertifikasi helm keselamatan Korea.

902lab Helmet sangat ringan. Lebih ringan dari beberapa helm yang saya sebelumnya. Beratnya sekitar 200 - 240 gram saja. Sehingga tidak memberatkan kepala yang bisa membuat leher cepat lelah. Walau helm ini helm ringan, bahan pembuatnya tetap kualitas kelas atas. 

Sebagai pesepeda yang suka gonta ganti helm, kehadiran 902Lab Helmet menambah koleksi helm saya. Saya suka dengan desainnya. Stylish! Membuat penampilan saya saat bersepeda terlihat fashionable. Dan ini penting! ๐Ÿ˜ 

902Lab Helmet memiliki 3 ukuran.  S, M, L. Ini juga yang membedakan dengan helm lain. Beberapa kali saya beli helm tidak memakai ukuran, allsize. Walau ada pengatur ukurannya. 

                             (Cm)

 

S

M

L

Helmet

50~54

55~58

59~62





Demikian ulasan saya mengenai 902Lab Helmet, seri SWAG. Helm ini saya beli di Shopee saat ada diskon 11.11 dengan harga Rp.899.649,- 

Jika teman pembaca tertarik juga dengan helm dari 902Lab ini, bisa klik langsung di tulisan Shopee karena sudah saya link kan langsung ke tokonya. Semoga membantu.

Tetap Tenang Langkah Lebih Ringan

Saturday, August 22, 2020

Heh, ngga terasa sudah hampir 6 bulan masa pandemi berlangsung. Selama itu juga hidup rasanya seperti jungkir balik, ngga siy? Ngga bisa kerja, anak-anak masih ngga bisa sekolah, toko-toko masih sepi, usaha tersendat. Bener bener kayak naik rollcoaster...stres! Kadang suka muncul rasa kesel dan marah sama keadaan. Tapi ngga tau musti apa. 

Tambah lagi sekarang, lihat orang sudah keluar lalu lalang sedangkan kita masih merasa ngga bebas jalan kemana-mana.Walau sudah masuk masa new normal, masih ada perasaan khawatir dan cemas kalau bertemu banyak orang dan berada di tengah keramaian. Huhuhuhu...akutu dulu sempat begitu looo. 

Suami meminta saya untuk lebih tenang menghadapi perubahan yang terjadi. Katanya, rasa cemas hari ini dan takut akan masa depan, malah semakin membuat aku stres sendiri. Aku kemudian belajar meditasi, belajar untuk hening sesaat. Awalnya sulit.

Dan kemarin aku menonton instagram live dari Home Credit Kita Bisa! Sejak masa pandemi, aku memang sering mengikuti instagram live, biasanya kucari tema yang menarik. Dan kemarin instagram live dari Home Credit Kita Bisa! temanya bagus banget. Coba liat fyer nya :

Aku sudah lama jadi follower mas Adjie Santosoputro. Baik di instagram maupun twitter nya. Beliau adalah Praktisi mindfulness. Tema instagram live yang kemarin menampilkan beliau adalah "Tetap Tenang Langkah Lebih Ringan". Isinya sesuai presiksi aku...berbobot banget! Beliau membawakannya santai tetapi mengena banget. Persis sama dengan cuitan beliau yang kadang cuma melempar pertanyaaan sederhana tapi jawabannya kena banget.

Apalagi host nya juga renyah banget memandu acara sampai waktu 1 jam tidak terasa.

Menurut mas Adjie, kunci mengelola pikiran adalah dengan mindfulness. Dengan mindfulness, kita meletakkan perhatian pada apa yang sedang terjadi saat ini, di sini dan kini. 

Caranya simple aja: Sadari nafas!

Setiap hari kita diminta luangkan waktu 5-10 menit saja untuk berlatih hening. Meluangkan waktu untuk duduk diam, tutup mata, dan sadari nafas. Latihan ini melatih pikiran kita untuk menyadari nafas, karena nafas berada di saat ini. Tidak ada di masa lalu atau masa depan. Pikiran yang berada saat ini dan kini itulah yang membuat kita tidak parno pada keadaan. 

Kita sebaiknya tidak terlalu percaya dengan pikiran kita sendiri. Karena pikiran salah satu tugasnya adalah memberi bayangan yang belum tentu benar. Macam-macam pikiran dilatih bahwa itu hanya pikiran, belum tentu kenyataan. Dan itu yang akan mengingatkan kita untuk tetap tenang.

Mas Adjie mengingatkan untuk #ayomajubersama, ketika saat muncul kecemasan, ingatkan diri bahwa apa yang dicemaskan itu belum tentu benar. 

Lalu bagaimana cara menghindari perasaan yang tetap cemas?

Rasa cemas termasuk dalam Unpleasant feeling atau perasaan yang tidak nyaman. Kalau masih ada pikiran "ah, ini sulit kita terima atau sulit kita hadapi", ini karena pikiran kita tidak bekerjasama dengan dirinya. Pikiran kita yang seharusnya membantu kita, malah meribeti hidup kita. Cara melatih pikiran kita perlu tenang yaitu dengan sadari nafas. 

Lalu bagaimana caranya mengontrol emosi?

Pertama yang perlu diingat, emosi bukan untuk dikontrol, karena emosi kan selalu ada. Tidak perlu juga mengusir emosi. Cukup sadari kalau kita sedang emosi, sedang marah. Sehingga meskipun kita sedang emosi dan marah kita tetap tenang dan tetap terkendali perbuatan perilaku nya. Susah? Ngga, cukup belajarnya dengan sadari nafas.

Jadi semua kekecewaan, kemarahan, kecemasan, kesedihan, dan rasa unpleasant lainnya, yang terus membelenggu membuat kita sesungguhnya "belum merdeka" dari kehidupan ini. Disarankan untuk coba hening sejenak, belajar untuk pandai mengelola rasa dan pikiran. Belajar memerdekakan diri dari penjara pikiran dengan berlatih mindfulness, hening, dan jeda. Merelakan dan mengikhlaskan apapapun untuk hadir. Suka duka, marah senang, sakit nyaman. Izinkan tubuh ini untuk merasakan seluruh pengalamannya sebagai manusia.

Diakhir sesi, mas Adhie memberikan beberapa tips agar langkah kita tetap tenang menghadapi masa pandemi ini: 

1. Tetap berkarya, tetap bergerak.

2. Menuliskan skala prioritas. Menuliskan kegiatan mana yang perlu ditunaikan di hari tersebut, lakukan dengan penuh sukacita, dengan penuh hati gembira

3. Single tasking. Walau orang multitasking itu membanggakan, tetapi alangkah baiknya single tasking. Dalam arti, kita fokus pada satu hal yang kita kerjakan saat itu. 






















Imunitas Tubuh Yang Baik Anti Virus Alami

Wednesday, August 19, 2020


Masa pandemi belumlah usai. Meskipun kita sudah memasuki era new normal bukan berarti kita bisa bebas beraktivitas seperti dulu. Ada hal-hal yang tidak boleh kita abaikan, salah satunya protokol kesehatan yang berlaku demi kesehatan bersama.

Dimulainya New Normal sejak bulan Juni lalu telah membuat aktivitas perkantoran pun kembali berjalan. Orang kantoran sudah mulai masuk kerja lagi meski belum masuk full. Pedagang mulai membuka kembali toko/warung mereka. Jalan raya pun kembali ramai dengan kendaraan bermotor. Hanya anak-anak sekolah saja yang belum dibolehkan hadir ke sekolah mereka.

Bertemu banyak orang dan berada di tengah keramaian tentu masih menimbulkan perasaan khawatir dan cemas mengingat pandemi virus belum berakhir. Tetapi bertahan terus di rumah saja hampir 6 bulan ini, siapa yang tahan?
Aku sendiri sebenarnya termasuk orang yang masih bertahan. Aku masih belum berani datang ke tempat atau acara yang memungkinkan banyak bertemu orang. Walau kadang untuk menghilangkan rasa jenuh,  setiap minggu aku beranikan diri berolahraga keluar komplek perumahan. Selebihnya masih khawatir bepergian ke tempat keramaian.
Nah, bagi yang sudah harus beraktivitas keluar rumah apa yang wajib dilakukan?

Meningkatkan Imunitas Tubuh
Menurutku memiliki imunitas tubuh yang bagus adalah modal utama jika ingin beraktivitas luar di masa pandemi ini. Imunitas tubuh yang bagus bisa dianggap sebagai anti virus paling alami. Agar imunitas tubuh bekerja dengan baik kita harus menerapkan pola hidup sehat, antara lain :

1. Mengkonsumsi makanan sehat.
Mengkonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayur bisa membantu menjaga dan meningkatkan imun tubuh. Fakta membuktikan bahwa orang yang rutin mengkonsumsi buah dan sayur cenderung tidak mudah sakit. Ini karena buah dan sayur mengandung vitamin dan mineral yang membantu sistem kekebalan tubuh dalam melawan virus dan bakteri penyakit.


 2. Rutin berolahraga.
Berolahraga secara rutin bisa memberi pengaruh positif bagi imun tubuh. Bahkan olahraga yang intens dilakukan setiap hari dipercaya dapat mengurangi risiko tubuh terserang flu. Ketika berolahraga, sel darah putih bersirkulasi lebih cepat, sehingga mampu mendeteksi serangan virus, bakteri, dan keberadaan penyakit lain lebih awal dari biasanya. Tetapi pilih jenis olahraga yang tepat agar tak membahayakan diri sendiri. Pertimbangkanlah faktor usia, berat badan, dan kebugaran tubuh. 

3. Istirahat cukup.
Dengan istirahat yang cukup, tubuh akan berfungsi secara optimal. Saat beristirahat tidur tubuh menjadi rileks, sehingga membantu tubuh yang lelah sepanjang hari untuk segar kembali.

4. Kelola stres
Akibat dari wabah virus corona saat ini memang sangat mempengaruhi pikiran. Hide, blokir, berita yang menakutkan bila itu malah melemahkan diri. Pilih lingkungan yang memperkuat sistem perawatan diri. Karena semakin kuat sistem perawatan diri kita semakin mampu kita mengatasi stres.

Suplemen dan vitamin anti virus
Sebelum corona datang, mengkonsumi suplemen dan vitamin anti virus buatku hanyalah sebagai tambahan saja. Tetapi di masa new normal ini, suplemen anti virus ini seperti wajib. 
Pengertian suplemen dan vitamin anti virus ini bagiku adalah suplemen yang mengandung vitamin C tinggi. Ini didapatkan harus dengan resep dokter.


Awalnya aku bingung suplemen atau vitamin anti virus apa yang baik dikonsumsi untuk meningkatkan imunitas tubuh. Lalu browsinglah aku dan menemukan artikel kesehatan Halodoc. Artikel kesehatan Halodoc cukup membantu. Informasi mengenai penyakit, gejala, penyebab dan pengobatan dari A-Z tersedia di sana. Sampai akhirnya aku memilih konsultasi dengan dokter terpercaya. Dari konsultasi, diagnosa gejala, sampai membeli resep vitamin anti virus dilakukan melalui aplikasi ini. Cukup membantu buat aku yang masih takut ke rumah sakit di masa pandemi.

Mematuhi Protokol Kesehatan
Selain memiliki imunitas tubuh yang baik, mematuhi protokol kesehatan juga merupakan cara perlindungan diri dari serangan virus di masa pandemi. Mengenakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak sosial masih menjadi syarat mutlak bila beraktivitas keluar saat ini. Hal ini membutuhkan kesadaran yang tinggi. 

Nah itulah menurutku anti virus alami adalah meningkatkan imunitas tubuh di era new normal ini. Bukan yang secara sengaja memaparkan diri dengan virus nya berharap kekebalan akan meningkat tanpa peduli kesehatan diri.


















Try & Review Zen Antibacterial

Wednesday, July 22, 2020

Try & review sabun Zen. Beberapa minggu belakangan ini aku sedang concern dengan keadaan kulitku. Bukan berarti sebelumnya aku ngga peduli dengan kondisi kulit sendiri, tapi ini rada perlu diseriusin deh.