kamunaku.com: Gerhana Matahari

Gerhana Matahari

Jumat, 10 Mei 2013
Percakapan jam 10 malam tadi.

"Hei, what happen aya naon ama anak mama nih..." ku dapati anak gadisku lagi menangis di tempat tidurku.
"Aku takut gerhana matahari besok". Agak terisak.
"Apa yang kaka takutin?"
"Aku takut ngga ada matahari. Aku takut gelap. Aku takut kiamat."
"Ow..ow..ow....Sini, nak," ku raih tangannya. "Kita googling yuk tentang gerhana matahari ..." (*emak kebanyakan onlen gini nih...onlen muluuu!)
Kurangkul dia menuju meja laptopku.
Gerhana Matahari. Enter.

Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara bumi dan matahari. Sehingga bayang-bayang bulan menutupi sebagian cahaya matahari. Gerhana matahari ada tiga jenis, gerhana matahari total, gerhana matahari sebagian dan gerhana matahari cincin. (*http://id.wikipedia.org)

Peristiwa gerhana matahari ini merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase bulan baru dan dapat diprediksi sebelumnya.
Gerhana matahari yang terjadi tanggal 9-10 mei 2013 adalah gerhana matahari cincin. Yang dapat disaksikan di samudra pasifik, Australia, Singapura dan sebagian Indonesia. (*http://data.bmkg.go.id)

"Jadi, gerhana matahari besok bukan kiamat. Karena gerhana matahari besok sudah bisa di prediksi/diperkirakan waktu terjadinya. Dan jangan takut gelap, karena waktu perkiraan terjadinya adalah jam enam sampai jam setengah tujuh pagi, waktu dimana matahari masih berada di bawah garis horizon atau belum terbit sepenuhnya. Setelah waktu itu selesai, matahari akan bersinar seperti semula lagi." 
Ku mencoba membantu menjelaskan apa yang ia baca.

Tak ada lagi air mata Yang ada hanya pancaran keingintahuannya.

"Dan apa yang harus kita lakukan kalau terjadi gerhana matahari? 
Sebagai orang muslim,  sebaiknya kita melakukan sholat gerhana matahari. Karena terjadinya gerhana matahari bukan sekedar terjadi karena posisi matahari yang terhalang bulan sehingga menghalangi cahaya matahari masuk ke bumi, tetapi juga karena semua itu terjadi karena kehendak Allah SWT. 
InsyaAllah kalau besok langit cerah, sebelum kaka berangkat sekolah kita bisa menyaksikan gerhana matahari itu dan sholat gerhana matahari."

"Caranya, ma?"  

Cara sholat gerhana matahari. Enter.

Niat sholat gerhana matahari : Ushalli sunnatan likusuufis syamsi rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muman lillaahi ta'ala."
Setelah berniat shalat dan takbiratul ihram, lalu membaca Al Fatihah dilanjutkan membaca surat pilihan. Kemudian ruku' dan i'tidal. 
Dilanjutkan membaca Al Fatihah dan surat pilihan lagi, lalu ruku' dan i'tidal kembali dan dilanjutkan dengan sujud dua kali (seperti sholat biasa) lalu berdiri. 
Rakaat kedua sama dengan rakaat pertama. 
(*http://santripedia.net)

"Oke, Nak? Masih takut dengan gerhana matahari besok?"

Hanya gelengan kepala. 

Shut down.





7 komentar:

  1. Emak cerdas dan teladan :)
    Titip cium pipi buat si cantik berambut kriwil itu yah ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe...Siap!
      Makasih ya, mba..udah mampir.

      Hapus
  2. Hebat Mbak,
    anak bukan hanya tidak takut akan gerhana, tapi juga tahu bagaimana cara menghadapinya.
    ^_^

    BalasHapus
  3. Waaalah, aku ketinggalan informasi dan enggak buka-buka apa-apa neeh. Informasinya lengkap kap *berati tadi pagi kah? aku main bulu tangkis Mak dilapangan jam 06.30-07.00. terang ya? apa cuma sebagian kah? geser ke google

    Salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga, mba.
      Di wilayahku malah ngga keliatan, mba. Karena malam sebelumnya hujan dan saat paginya jam segitu matahari blm naik.

      Hapus
  4. Ngga Maak. aku ga takut..
    mkasih ya penjelasannya :D

    BalasHapus