kamunaku.com: 4 reason to be grateful

4 reason to be grateful

Jumat, 11 Desember 2015
  

Tidak terasa sudah hampir setengah bulan kita lewati bulan Desember ini. Itu artinya kita sudah semakin mendekati akhir tahun 2015. Masih bisa menikmati hari-hari di bulan Desember ini rasanya bagaimanaaaa gitu. Melewatinya dengan bahagia?? Hhmmm, sepertinya tidak semua...

Menjelang akhir tahun, banyak diantara kita akan membuat list resolusi di tahun berikutnya. Merencanakan hal-hal yang akan atau harus dicapai ditahun itu.  
Tetapi jangan lupa juga untuk bersyukur atas apa yang telah terjadi selama tahun 2015. Mensyukuri semua kenikmatan yang telah Tuhan anugrahkan kepada kita. Bahwa apa yang kita dapatkan atau jalani sampai hari ini adalah pemberian Tuhan yang harus kita syukuri.
Empat moment ini merupakan hal yang membuatku teringat bahwa aku harus dan wajib bersyukur.

Nikmat iman
Ada suatu masa aku benar benar disibukan oleh kegiatan duniawi. Gadget tidak pernah lepas. Blog walking, chating, browsing, dan writting menjadi sangat sangat menggairahkanku untuk berkarya. Tetapi di masa itu pula aku rasakan mengendurnya gairah ibadahku. Sholat jadi terbengkalai. Jangankan sholat sunat, sholat wajib pun kadang lubang-lubang. Secara pikiranpun serasa tergesa gesa. Target belum selesai. Tulisan belum publish. Ditagih tulisan. Belum ada ide tulisan. Itu saja yg ada di pikiranku. Ada yang hilang. Apa itu?
Ternyata kenikmatan iman. Kenikmatan berkomunikasi denganNYA di malam hari.
'Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah berikan kenikmatan iman itu kembali. Engkau masih memberikan hamba kesempatan di malam-malam ini untuk bersujud syukur atas nikmat berdekatan denganMU ya Allah. Dan buah kenikmatan itu pun menyegarkan pikiranku sehingga aku dapat menelurkan ide ide tulisan yang tidak terpikir oleh hambaMU sebelumnya'.
Nikmat sehat
Suatu malam yang benar benar membuatku tersiksa sesakit sakitnya. Bagaimana tidak, tambalan gigiku yang belum genap seminggu lepas. Daging di dalam gigiku yg berlubang serasa ditusuk tusuk oleh jarum yang tajam. Sempat aku berpikir yang tidak-tidak, karena tiba-tiba teringat artikel tentang sakit gigi yg mengakibatkan kematian. Ya Allah ampunilah dosa hambamu ini, berikanlah kesembuhan terhadap penyakitku ini... Aku membangunkan suami yang saat itu sedang tidur lelap. Aku menangis senangis nangisnya di depan suami.
'Yah aku ga kuat lagi, gigiku sakit sekali'. Singkat cerita suami mengantarku ke dokter 24 jam dan akhirnya dokter memberikanku suntikan pereda nyeri. Alhamdulillah 30 menit berselang, nyeri gigiku reda dan aku bisa istirahat kembali. Terimakasih Ya Allah...terimakasih suamiku...
Moment itu selalu teringat saat aku sedang menikmati makanan. 'Alhamdulillah ya Allah, nikmat sekali makanan ini. Terimakasih Engkau telah mengingatkan hamba akan nikmatMU'.
Nikmat berkeluarga
Bulan Februari 2015 adalah moment paling sedih yang aku rasakan. Orang tua yang sangat aku sayangi pergi untuk selamanya. Bapak meninggalkan kami setelah koma selama 1 bulan karena kecelakaan.
'Bapak, aku sangat merindukanmu... Doaku untukmu akan selalu menjadi penawar rasa rinduku'.
Kejadian ini yang kadang menyadarkanku bahwa kita akan merasa kehilangan apabila sesuatu itu telah jauh dr kita.
'Ya Allah, terimakasih aku haturkan kepadaMU akan nikmat kehangatan keluarga kami yang saat ini masih bersama kami. Panjangkanlah umur kami dan berikan kesehatan kepada Ibu, Suami, dan Anak-anak ku'.
Nikmat materi
Jebreeeetttt, aku tersungkur di pinggir jalan raya setelah motorku tergelincir karena mengerem mendadak saat kendaraan depan berhenti mendadak pula. Suamiku sedang berada di luar kota saat kejadian. Tidak ada yang bisa aku hubungi saat itu, untung saja ada seorang penjaga warung yang menolongku. Singkat cerita akhirnya aku dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan. Alhamdulillah lukanya tidak berat.
Saat ini setiap aku mengendarai mobil dan teringat kejadian itu, aku menyadari 'Ya Allah, alhamdulillah...terimakasih akan nikmat yang kau berikan kepada kami. Tak bisa kami ungkapkan lagi kenikmatan ini Ya Allah...'
Jadi teringat lagu d'masiv:

Syukuri apa yang ada...
Hidup adalah anugerah...syukur
Tetap jalani hidup ini...
Melakukan yang terbaik...
Tuhan pasti kan menunjukkan...
Kebesaran dan kuasanya...
Bagi hambanya yang sabar...
Dan tak kenal putus asa...
Dalam Alquran, Allah mengingatkan manusia hingga berulang sampai 31 kali dengan kalimat yang sama, dengan jumlah huruf yang sama agar manusia mudah mengingatnya dan pandai bersyukur.

فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
"
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-Rahman [55] )
Sudahkah kita bersyukur

6 komentar:

  1. Ayat satu itu memang mak jleb bgt ya mba Dwina. Jadi pengingat utk selalu bersyukuuuurrr.

    Itu cerita teraungkur dr motor mbikin aku makin takut naik motor sndiri. Makanya smpe skrg suruh belajar aku ogah. Wahaha.. Alesan

    BalasHapus
  2. Ga usah belajar naik motor lah, Noe...skrg aku mah lbh memilih naik angkot drpd motor. Msh ada trauma dikit.

    BalasHapus
  3. iya, memang banyak nikmat yg Allah kasih ke hambaNya, cm kadang hambaNya aja, trutama aku, yg kadang sering kupa akan nikmat2 trsebut gegara trlalu fokus dg satu cobaan yg dtg. ..
    makasih sharingnya ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan kadang kita mengeluh dg cobaan yg ada, pdhl cobaan itu selalu disertai kenikmatan yg lain....*nunjukdirisendiri

      Hapus
  4. Ayat itu sampai diulang-ulang,mengingatkan sebetulnya banyaaaaak banget nikmat yang udah dikasih, tapi tetap aja kadang lupa. :))

    BalasHapus