kamunaku.com: Mencoba Masker Kefir

Mencoba Masker Kefir

Senin, 02 November 2015

Ada kalimat yang sampai saat ini masih teringat jika aku mendengar kata "masker". Yaitu bahwa masker terbukti paling praktis dalam mengembalikan kesegaran wajah secara instant. Pernah denger kan? Pernah-in aja gitu ya biar cepet. Tapi dari sekian banyak merk masker wajah, aku ga pernah tau bagaimana memilih yang paling tepat buat kulit wajah.
Sejak dulu aku paling menyukai ritual mengoleskan/menempelkan masker ke wajah. Dibanding perawatan wajah lain yang harus rajin ini itu, memakai masker  justru paling aku senangi. Alasannya ya kayak yang diatas tadi, praktis. Cukup mengoleskan/menempelkan krim masker ke wajah, wajah seperti langsung mendapatkan asupan nutrisi. Kulit jadi terasa lebih bersih dan segar kembali. Simpel banget kan. 
Tetapi aku ngga punya satu merk favorit untuk urusan masker ini. Yang lagi sreg di hati aja aku pakai. Bahkan kadang jika sedang ada waktu luang, aku membuat masker alami, bisa dari bengkoang atau mentimun. Sukak aja. 

Ceritanya kemarin aku baru nyoba pakai Masker Kefir nih. Ada teman yang bilang ini masker yang dipakai malanie ricardo, ada yang bilang juga ini masker yang dipakai Intan Nuraini ...Yah, aku siy ga tau lah benar tidaknya, ngga ngikutin trend artis juga. (asal bukan master limbad yah...hihi).
Eiya, aku pakai masker kefir ya karena lagi pengen tau aja rasanya. Aku membelinya dari sebuah online shop atas rekomendasi teman.
Masker Kefir yang aku coba ini terbuat dari rice organic. Isi paket ada 10 sachet. Di keterangannya tertulis masker ini mengandung Alpha Hydroxy Acid (AHA) yang mempu mengangkat sel kulit mati dan memperbaiki jaringan antar sel di kulit. Karena terbuat dari rice organic, masker ini juga mampu mencerahkan warna kulit. Karena rice organic dapat berfungsi sebagai whitening. Yah...mari dicoba

Ingredients:
  •  grains russian kefir
  •  whole milk
  • rice organic
  • forest honey
Tampilannya agak cair. Tapi saat pemakaian tetap di kasih air sedikit (sedikiiit aja ya loh) biar mudah diaplikasikan ke wajah. Tetapi ngga di kasih air juga boleh.
Cara pemakaiannya sama seperti masker konvensional lainnya, cukup mengoleskan krim masker kefir pada wajah. Lalu tunggu sekitar 30 menit sampai masker mengering dan kulit terasa ketarik, lalu bilas dengan air hangat (gunakan waslap lembut ya). 30 menit ini masker akan berasa banget menyatu ke kulit wajah kita. 


Alhamdulillah aku tidak mempunyai kulit yang terlalu bermasalah. Bukan berarti aku tidak butuh perawatan kulit juga. Lantas bagaimana jika kulit sedang bermasalah? Bisakah tetap menggunakan masker? Tentu saja. 
Pernah baca niy...Masker masa kini katanya selain bisa dipakai sebagai daily treatment, tapi juga sebagai problem solver. Mampu mengatasi penuaan dini dan prematur aging, mengatasi masalag dehidrasi kulit, mengobati jerawat dan flek bahkan mencerahkan warna kulit. Akibatnya, masker-masker yang hanya mengandung vitamin saja jadi makin ditinggalkan. Ya iyalah, kalau bisa mendapatkan manfaat treatment dan problem solver sekaligus, pasti itu yang dipilih.
  
Sebenarnya siy aku lebih memilih masker jenis topeng yang penggunaannya hanya dengan cara menempelkannya saja di wajah. Ngga perlu dilarutkan dengan air dan bisa langsung ditempelkan ke wajah. Bahkan tidak perlu dibilas. Sangat simpel dan tidak mengotori baju dan sebagainya. Tapi mencoba masker dengan mengoleskan krim seperti ini juga oke-oke aja. Apalagi masker kefir ini di klaim bisa menstimulasi produksi collagen sehingga garis-garis halus dan keriput berkurang dan dapat meremajakan kulit. Senang dong bakal kelihatan lebih muda. ihiiy.....
Yang aku rasakan setelah memakai masker kefir ini, wajah terasa lebih kenyal dan kencang. Noda , dan flek hitam bekas jerawat juga agak memudar. Kulit terasa lebih halus dan glowing.
Nah ituh, udah banyak banget manfaatnya kan.
Diluaran sana banyak siy jenis masker wajah yang masuk dalam kategori problem solver treatment seperti masker kefir ini. Saran aja niy, kalau memilih masker kenali dulu keadaan wajah kita. Faktor usia, keturunan, polusi, dan intensitas terkena matahari bisa membedakan keadaan kulit wajah satu dengan lainnya. Bahkan tingkat stress juga bisa mempengaruhi keadaan kulit wajah loh. Makanya kalau ada orang yang sedang tertimpa suatu masalah dan stress, wajahnya terlihat tidak cerah kan.
Dari artikel kecantikan yang pernah aku baca, ada satu hal lagi yang perlu dipertimbangkan dalam memilih produk perawatan wajah, yaitu soal kulit yang bertumbuh. Ini akan menyebabkan kebutuhan kulit akan berbeda dari hari ke hari. Yang paling mudah adalah adanya perubahan hormonal yang sangat individual. Penyebab utama ini salah satunya bisa membawa peubahan pada pori-pori.
Nah, dari alasan2 tadi sepertinya masker kefir ini bisa jadi pertimbangan dalam memilih masker untuk wajah.

Coba deh.

11 komentar:

  1. nah itu kefir aku beberapa kali make mbak...cuma males rutinnya huhuhuhu
    cantekkkkkkkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga kalau datang rasa malesnya...ya males juga, Cha....hihihi

      Hapus
  2. enaknya pakai masker oles bisa sambil mondar mandir di rumah :) tapi lebih sering pakai yang topeng

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang topeng ga ribet siy ya. ga ada lagi acara cuci2 waslap...:)

      Hapus
  3. penasaran dengan maskernya, kayaknya enak dipakai aaa...jadi pengen fesyel mbaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. trus abis fesyel, mba Dedew makin ayu deh....

      Hapus
  4. Sejak muda, aku kurang telaten merawat wajah, bahkan untuk mengenal make up saja, aku diajarin sahabat orang Sunda, hehehe
    Sesekali juga sih facial sendiri di rumah

    BalasHapus
  5. Pengen nyoba jadinya, boleh bisikin belinya dimana?😊😊

    BalasHapus
  6. iya enak banget pakai masker kefir.. aq juga dah coba dan jadi jatuh cinta banget... bikin kenyal, halus, dan cerah dikit hehehe... ow iya sist NamNam Story aq beli di sini 0856.4971.2808 cuma 13rb isi 12.5 gram bisa 6xpakai. kalo yg besar bs buat 1 bulan 80rb isi 100 garm

    BalasHapus
  7. Jadi pengen nyoba lho mba.. udh lama ga maskeran heehehe

    BalasHapus