kamunaku.com: Ramah Tamah Sahabat JKN dengan MenKes

Ramah Tamah Sahabat JKN dengan MenKes

Minggu, 20 September 2015
"Hari itu aku berusaha tampil dengan gaya formal. Rok lebar pastel dan blazer senada menjadi pilihan. Sedangkan untuk hijab, aku tidak mempunyai pilihan selain motif bunga.. Aku tidak mempunyai banyak koleksi hijab. Gaya formal ini aku kenakan karena hari itu aku terjadwal untuk bertemu menteri kesehatan, ibu Nila Moeloek. Tidak ada keharusan untuk berbusana formal di acara ini, tetapi aku ingin tampil resmi."




Acara ramah tamah dan halal bi halal sahabat JKN dengan ibu Menteri Kesehatan diadakan hari tanggal 5 Agustus 2015, di Aula Ruang Kaca Lt 2 - Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta  Pusat. 
Pada  kesempatan itu, Ibu Menteri menceritakan tentang populasi penduduk Indonesia yang diperkirakan akan meledak dibentang waktu tahun 2012-2035. Peledakan pemduduk ini akan mempengaruhi berbagai sektor kehidupan, termasuk sektor kesehatan. Menurut data yang ada, 45% penduduk indonesia saat ini merupakan usia produktif. Usia produktif ini diharapkan bisa membantu membiayai kelompok usia lansia dalam berbagai hal.
Untuk memgantisipasi kesulitan di sektor kesehatan ini, Beliau mengingatkan kepada sahabat JKN tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Walau program BPJS dinilai cukup membantu masyarakat dalam mendapatkan faskes bukan berarti mencegah penyakit itu tidak penting. Pentingnya kesadaran masyarakat akan kesehatan ditekankan oleh Ibu Nila Moeloek, merupakan hal wajib sebagai wujud dari masyarakat mandiri. Beliaupun mendorong pemberdayaan perempuan yang cerdas agar memghasilkan anak-anak di masa depan yang berkualitas.
Dan hadirnya BPJS/JKN merupakan perhatian pemerintah dalam  pelayanan kesehatan terhadap masyarakatnya. Issue fatwa MUI tentang JKN haram pun terbantahkan dengan telah diadakannya dialog MUI dan Kemenkes beberapa waktu lalu.



Ibu Menkes didampingi jajaran Kemenkes menjelaskan bahwa Kemenkes mempunyai 3 program, yaitu Paradigma Sehat, Penguatan Primer, dan JKN. Program Nusantara Sehat yang sedang berjalan bertujuan untuk Penguatan Pelayanan Kesehatan di daerah terpencil. Program Nusantara Sehat ini bersifat Promotif, Preventif, dengan pendekatan berbasis tim. Program Preventif salah satunya dengan penempatan dokter dan puskesmas dan menggerakkan masyarakat untuk ikut terlibat.

Catatan untuk diingat, bahwa walaupun pemerintah memiliki peran penting dalam.menciptakan masyarakat indonesia yang lebih sehat, kita sendiri juga harus mempunyai kesadaran tinggi akan kesehatan diri sendiri. Mencegah lebih baik daripada mengobati.

4 komentar:

  1. kita sebagai masyarakat juga harus ikut serta ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kita harus ikut sadar pentingnya kesehatan diri sendiri dulu...
      Semoga Lidya selalu sehat yaa...amiin

      Hapus
  2. cantik banget sih mbak e *salah fokus

    BalasHapus