kamunaku.com: Juli 2015

Maju Bersama Serempak

Rabu, 08 Juli 2015
dok. dian kelana
Sekarang ini, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi bisa dikatakan sudah menjadi bagian hidup dari hampir seluruh masyarakat Indonesia. Bahkan di daaerah perkotaan penggunaan komputer dan mengakses internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat baik itu laki-laki, perempuan, orangtua, bahkan kaum muda. Fungsi internet-pun makin meluas. Orang tidak hanya menggunakan internet untuk mencari informasi, tetapi juga untuk membuat informasi.

Berkaitan dengan teknologi informasi, beberapa hari yang lalu aku diundang untuk mengikuti sosialisasi  dan pengenalan website Serempak.or.id di Kantor kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, di Jakarta. Serempak.or.id adalah media komunikasi untuk membahas segala sesuatu yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Acara yang dibuka oleh  Sekretaris Menteri Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (KPPPA), Bapak Wahyu Hartomo, dihadiri sekitar 30 blogger.
Awalnya, Serempak yang merupakan singkatan dari  Seputar Perempuan dan Anak ini dibawah naungan yayasan AIR PUTIH, yang kemudian bermigrasi ke KPPPA. 
Walau demikian, portal Serempak ini bukanlah milik KPPPA, melainkan milik masyarakat yang patut di dukung oleh KPPPA.  KPPPA hanya ingin memfasilitasi agar portal ini bisa dikonsumsi dengan baik oleh masyarakat luas.
Sekretaris Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Jumlah pengguna internet perempuan yang hampir setara dengan pengguna internet laki-laki membuat penggunaan teknologi ini dapat memunculkan potensi perempuan Indonesia. Selain itu, kebutuhan akan informasi sekarang ini terhadap segala hal juga meningkat. Untuk itulah portal Serempak hadir.

Semua orang-pun bisa ikut berkontribusi mengisi konten di portal Serempak ini. Artikel yang dikirimkan pun boleh bertema bebas, selama itu berkaitan dengan dunia perempuan dan anak.
Bahkan mba Ani Berta sebagai koordinator Kemitraan Serempak sekaligus salah satu narasumber serempak.or.id, membagi tips bagi yang ingin menjadi kontributor.
Ani Berta berbagi pengalamannya menjadi kontributor konten

standing banner serempak.or.id

Tips yang harus dilakukan jika ingin menjadi pengisi konten


Mba Ani menjelaskan bahwa kebutuhan jumlah penulis di Indonesia meningkat. Ada beberapa peluang yang bisa dijadikan mata pencaharian seperti freelancer media cetak dan online. Mba Ani juga bercerita tentang pengalamannya yang pernah diajak bekerjasama Tim USAID berkat keaktifannya di serempak.

Sebelum mba Ani, ada mas Robert AB, pakar Digital Marketing dari Universitas BINUS yang memaparkan segala sesuatu yang berkaitan dengan internet bisa dijadikan digital marketing.  Dengan internet kita bisa sangat luas mengadakan digital marketing. Hampir seluruh masyarakat indonesia menjadikan teknologi internet sebagai kebutuhan hariannya. Termasuk dalam memasarkan usahanya.  
Dalam menjalankan usahanya melalui digital, orang tersebut bisa mempunyai banyak keuntungan. Diantaranya, digital marketing tidak mengenal batas wilayah (bisa melalui sosmed yang sudah banyak digenggaman banyak orang). Tanpa batas wilayah ini orang dapat dengan cepat memperluas jaingan usahanya kemana saja. 
Robert AB, digital marketing dapat menghemat biaya

Terkait dengan portal serempak ini, mas Robert menjelaskan bahwa informasi yang akan disampaikan portal ini akan lebih cepat diketahui oleh masyarakat banyak. Akan banyak informasi tersampaikan oleh dan untuk perempuan-perempuan indonesia.  

Dengan adanya portal Serempak diharapkan kaum perempuan bisa menampilkan kemampuannya melalui beragam kegiatan seperti pendampingan, penyuluhan, dan pelatihan, dan sebagainya untuk bisa memotivasi dan memberikan informasi kepada masyarakat luas.

 Salam.