kamunaku.com: Joy Of Learning

Joy Of Learning

Selasa, 30 Juli 2013
Walau sejak jaman dulu, sudah tugas dan kewajiban orang tua untuk membesarkan anaknya, itu tidak berarti membuat para orangtua mengetahui dengan pasti apa yang seharusnya mereka lakukan dalam membesarkan anak. Kadang ada keraguan akan apa yang telah kita lakukan terhadap anak, sudah benar atau tidak. Pembelajaran dari beberapa orang tua sebelumnya dan orang tua lainnya, atau mempelajari ilmu parenting sangatlah diperlukan. Jangan sampai apa yang telah kita melakukan kesalahan yang fatal dalam mendidik anak kita. 

Seperti apakah orang tua yang sukses? Tidak ada ukuran dalam menilai kesuksesan orang tua dalam mendidik anaknya. Informasi-informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, baik melalui buku, seminar bahkan dari berbagi pengalaman sesama orang tua, besar manfaatnya dalam membantu prangtua untuk bisa membimbing anak-anaknya menjadi orang yang sukses.

Itulah alasan mengapa saya sangat antusias jika diajak atau megikuti seminar dan talkshow parenting. Seperti pada bulan Juni kemaren, sudah ada 2 seminar parenting yang saya ikuti. Apa yang saya dapat dari talkshow-talkshow itu, ya sudah pasti ilmu pengetahuan seputar anak.
Nah, untuk memudahkan mengingat, saya coba mereview acara itu perpoin saja ya.


Talkshow pertama, diadakan oleh Momsdaily. Dengan narsum Carrie Lupoli, Educational and parenting consultant.
Tema talkshow kali ini adalah Joy of Learning. Beliau lebih menekankan akan kewajiban-kewajiban orang tua kepada anak dalam hal perkembangan fisik dan mental anak.  Orangtua diingatkan agar jangan hanya menginginkan kebahagian untuk anak-anak semata, tetapi lebih spesifik lagi membuat anak-anak menjadi pribadi yang mandiri justru lebih penting agar mereka bisa mencapai kepuasan dan kebahagian mereka dikemudian hari.
Menurut beliau, kebahagian hanya akan menjadi sebuah ilusi belaka karena menjadi bahagia atau tidak itu tergantung dari keadaan anak-anak kita nantinya. Tugas orangtua adalah membuat mereka tumbuh menjadi orang dewasa yang mandiri dan merdeka. Kemerdekaan itulah, yang pada gilirannya akan memimpin diri mereka menuju kepuasan dan kebahagiaan dalam hidup.

Awalnya saya kurang mencerna apa yang dipaparkan narsum ini. Apalagi beliau menjelaskannya dalam bahasa Inggris penuh. Tetapi karena acara ini merupakan talkshow interaktif, show must go on...dan lanjuuut!!

Sebagai orang tua, ada pemahaman penting yang benar-benar harus dipahami :
  1. Yang pertama adalah Konsep Dasar.  Fakta bahwa otak belum sepenuhnya dikembangkan pada saat lahir dan orangtua memiliki tanggung jawab memberikan pengalaman yang berarti selama tahun-tahun pertama tersebut.
  2. Memahami dan mendokumentasikan kemajuan anak selama 5 tahun pertama memberikan orangtua kesempatan memahami seluruh hal yang anak bisa lakukan.
  3. Interaksi. Pembelajaran yang didasarkan dengan cara yang menyenangkan. Orangtua dapat mengekspos kemampuan dan keahlian anak untuk bekal ia dikemudian hari.

"Orang tua memiliki peran besar dalam  memfasilitasi pembelajaran anak mereka. Pertama dan terpenting, orangtua harus memberikan rasa aman kepada anak-anak, sehingga mereka dapat mengeksplorasi diri. Karena Orangtua adalah guru pertama dan terpenting bagi anak-anak Anda." Bobbi Conner.

Peran orang tua dalam eksplorasi dan pembelajaran anak:
  1. Menyediakan lingkungan rumah yang aman sehingga anak-anak dapat menjelajah dan menemukan sesuatu pada diri mereka (memberikan pengawasan tapi biarkan anak menemukan hal baru).
  2. Memberikan mainan yang aman, baik dari segi bahan dan yang sesuai dengan usia bermain.
  3. Memberikan dorongan sampai kapanpun (bahkan untuk anak yang lebih besar)
  4. Berikan perhatian penuh sepanjang hari. Menanggapi dunia mereka, minat dan aktivitasnya.
  5. Menciptakan suasana penuh komunikasi, ide, bahkan musik.
  6. Membedakan antara dorongan dan paksaan. 
  7. Dorong anak untuk menjadi pemecah masalah bagi kehidupannya, mencari solusi untuk masalah sehari-harinya.


to be continued...

2 komentar:

  1. 5 tahun pertama itu benar2 masa keemasan ya

    BalasHapus
  2. iya, mak. semua yg kita ajarkan akan diingat anak pd masa itu ya.

    BalasHapus