kamunaku.com: Tak ada yang abadi

Tak ada yang abadi

Senin, 15 Maret 2010
takkan selamanya tanganku mendekapmu
takkan selamanya raga ini menjagamu


seperti alunan detak jantungku
tak bertahan melawan waktu
semua keindahan yang yang memudar
atau cinta yang telah memudar
...........


Lagu peterpan itu terus mengiang di telingaku.
Sama dan menjadi satu dengan pikiran tentang kematian, yang beberapa hari ini bercokol di otak ku.


Mati.
Semua orang akan mati. Siapapun. Tak ada yang bisa tau kapan kematian itu datang dan tak ada yang bisa menolaknya. Takdir Sang Penguasa Hidup.


Jika waktu itu tiba bagiku.....Apa 'bekal'ku?
Pikiran itu terus menggelayut di kepalaku.



Aku tau,

segala hal yg terjadi dalam hidup kita, adalah karena kehendak Allah….hanya kehendak-Nya….



Ya Allah, Ya Robb...
Setiap malam, ku menangis melihat anak-anakku yang sedang tertidur lelap.
Mereka masih terlalu kecil untuk ku tinggal,
Masih banyak hal yang belum ku ajarkan pada mereka,

Masih terlalu banyak urusan dunia yang belum keselesaikan.



Malam terus berganti malam,

terus ku lewati dengan tangisan,

tangisan meminta belas kasihan-Mu.



dan hari ini pikiran itu memuncak.
Tiba-tiba aku merasa "saatnya sudah dekat."
Aku menangis...menangis sejadi-jadinya dan sekuat-kuatnya.


Ya Allah...Al Ghafuur...Al Kariim...Penguasa Kehidupan dan Kematian...
bukannya aku menolak takdir-Mu,
Aku ga sanggup meninggalkan mereka.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar